Network: Virus
News Update
Loading...
Showing posts with label Virus. Show all posts
Showing posts with label Virus. Show all posts

Wednesday, May 17, 2017

Cara mencegah terserang virus Ransomware Wannacrypt

Cara mencegah terserang virus Ransomware Wannacrypt | LuqmanSeoFriendlyCara mencegah terserang virus Ransomware Wannacrypt | LuqmanSeoFriendly


Tips dan Trik Dari LuqmanSeoFriendly  -
Cara mencegah terserang virus Ransomware Wannacrypt
*1. Putus koneksi ke internet.*
Cabut konektor kabel jaringan atau nonaktifkan wifi. Bisa juga matikan router wifi.
*2. Non aktifkan Macro pd MS Office* caranya:
Untuk MS Excel 2016
a. Jalankan MS Excel
b. Klik menu "File" pilih "Options"
c. Klik "Trust Center"
d. Klik "Trust Center settings"
e. Klik "Macro settings"
f. Check/pilih "Disable all macros without notification"
g. Klik "OK"
h. Lakukan hal yg sama pd program MS Office yg lain seperti MS Word, Powerpoint, Access, Outlook.
*3. Non aktifkan fitur File Sharing/Samba* caranya:
a. Jalankan Control Panel
b. Klik "Programs"
c. Dibawah bagian "Program and Features" klik "Turn Windows features on or off"
d. Setelah muncul jendela baru, cari check list "SMB 1.0/CIFS File Sharing Support" dan hilangkan tanda check-nya
e. Klik "OK"
*4. Block port 139/445 dan 3389* caranya:
a. Jalankan Control Panel
b. Klik "System and Security"
c. Klik "Windows Firewall"
d. Klik "Advanced Settings" pd menu bagian kiri
e. Klik "Inbound Rules"
f. Lihat pada menu bagian kanan Klik "New Rules"
g. Pilih/Klik "Port" dan klik "Next"
h. Pilih/Klik "TCP"
i. Pilih/Klik "Specific local ports:" isikan/ketik: 139, 445, 3389
j. Klik "Next"
k. Pilih/Klik "Block the connection" dan klik "Next"
l. Pastikan Pilihan "Domain", "Private" dan "Public" terpilih (checked)
m. Klik "Next"
n. Isikan/ketik nama rule, misal: Block Port Ransomware
o. Klik "Finish"
*5. Update security pada windows* anda dengan install Patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh microsoft.

Lihat : https://technet.microsoft.com/…/libr…/security/ms17-010.aspx

Kena Virus Wanna Cry?
Gini cara ngatasinnya

Kalo udah masuk ke Virus .wcry (cek gambar)

Cara mencegah terserang virus Ransomware Wannacrypt | LuqmanSeoFriendly




1. Masuk ke Safe Mode
2. Klik Safe Boot -> minimal, Klik Ok dan Restart
3. Setelah direstart masuk ke Control Panel -> Folder Options -> Show Hidden File (cek gambar) lalu klik Apply
4. Masuk ke msconfig -> Startup -> Disable Program yang mencurigakan atau tidak diketahui, klik ok dan Klik "Exit without Restart"
5. Hapus File Berbahaya (File Virusnya Semua)
6. Periksa folder berikutnya untuk menemukan file yang mencurigakan:
%TEMP%
%APPDATA%
%ProgramData%
(Jika ada folder / File Wanna Cry hapus langsung)
7. cek host file, karena itu bisa corrupt sama si Virus
Letak host:
C:\windows\System32\drivers\etc
nanti ada file host lalu buka pake notepad
(Disitu jika ada situs yang ga diketahui, maka hapus langsung)
8. nah abis itu, masuk lagi ke msconfig terus disable Safe Mode klik ok lalu Restart
9. Setelah direstart, tidak ada "Decryption Tool" sekarang, tapi ente dapat merestore file dari backup atau mengembalikan folder yang terpisah
10. Sekarang ente bisa lihat versi lama dari file yang terenskripsi
11. Hapus File bernama:
Readme.txt.WCRY
License.txt.WCRY
History.txt.WCRY
!Please Read Me!.txt
!WannaDecryptor!.exe

Tolong di share ya kawan :) dan jangan lupa kasih sumber nya :D
biar tidak ada korban virus jengkel ini :)

Antisipasi Serangan Malware Ransomeware (WannaCry)

1.

Q:
Apakah Ransomware Wannacry turut menyerang gadget selain komputer? 
 A         :    
Tidak, Wannacry hanya memengaruhi komputer dengan sistem operasi Windows yang terhubung  dengan jaringan lokal (LAN) khususnya Windows Network File and Printer Sharing dan Internet.
2.Q:Sistem operasi Windows apa saja yang terpengaruh?
 A                            :          
Sistem operasi Windows yang terpengaruh adalah: Windows 8, Windows XP SP3, Windows Vista,  Windows Server 2008, Windows Server 2003 + Data Center Edition, Windows 8 x64, Windows XP SP3terakEmbedded, Windows Server 2003 x64 + Data Center Edition, Windows XP SP2 x64, Windows  Vista  x64, Windows Server 2008 Itanium, Windows Server 2008 x64, dan Windows XP Embedded.
3.         Q         :    
Windows saya varian salah satu dari daftar di atas, tetapi selama ini selalu online dan otomatis update, terakhir tanggal 12 Mei 2017. Apakah masih perlu melakukan patch?
 A                 :       Tidak perlu. Namun untuk memastikan, silahkan lakukan Full Scan dengan Anti Virus yang update dan memiliki fitur Anti Ransomware dan aktifkan proteksinya untuk mencegah penularan di masa depan.  Silahkan lanjut ke Point 10.
4.Q:Apakah serangan Ransomware Wannacry hanya terjadi pada hari Senin saja?
 A                                             :                
Tidak, serangan Ransomware Wannacry sudah terjadi sejak beberapa waktu kebelakang. Senin 15 Mei 2017 ini menjadi hari krusial karena merupakan hari pertama efektif kerja setelah long weekend. Dimana pada long weekend banyak PC atau Laptop yang berada dalam kondisi offline atau dibawa pulang dan digunakan di luar kantor sehingga mungkin sempat terinfeksi walaupun belum aktif. Apabila hari Senin tsb. masuk kerja, komputer atau PC tersambung ke jaringan, maka akan sangat rentan untuk menginfeksi komputer atau PC lain yang belum terkena Ransomware Wannacry.
5.   Q   :   Apakah kita harus menghentikan koneksi jaringan lokal (LAN) dan Internet untuk seterusnya?
 A               :       
Tidak, tujuan dari penghentian koneksi jaringan lokal (LAN) dan internet adalah agar PC atau Laptop yang sudah terinfeksi Ransomware Wannacry tidak menyebar serangan ke PC atau Laptop lain. Sehingga kita dapat melakukan backup atau pencadangan data secara aman dan tenang.
6.   Q   :  Apa yang menyebabkan Ransomware Wannacry ini aktif di komputer korban?
 A                                 :             
Ransomware Wannacry ini aktif dengan cara mendeteksi koneksi jaringan lokal (LAN) Windows Network File and Printer Sharing. Setelah itu dia akan langsung melakukan enkripsi (penguncian) terhadap semua data di komputer korban. Berikutnya dia akan menyebar secara otomatis ke semua komputer di dalam jaringan menumpang protokol SMB Windows Network File and Printer Sharing dan menginfeksi komputer lain. Jenis Ransomware Wannacry ini bekerja tanpa campur tangan user sama sekali.
7.Q:Saya awam, tidak tahu bagaimana caranya mematikan SMB dan Macros?
 A               :       
Di bawah ini ada tautan (link) yang menjelaskan langkah-langkah bagaimana caranya mematikan SMB dan Macros. Silahkan diikuti. Tetapi kalau anda betul-betul tidak tahu maka cara paling mudah adalah: matikan koneksi WiFi dana tau cabut kabel network.
8.   Q    :   
Apa yang harus kita lakukan setelah menghentikan Windows Network File and Printer Sharing dan koneksi Internet?
 A                                                    :                  
1. Melakukan backup/pencadangan data ke tempat penyimpanan yang tidak terkoneksi dengan jaringan internet, seperti flash disk atau hard disk external. Kemudian cabut koneksi dari PC atau Laptop dan simpan di tempat yang aman,
2. Pastikan komputer sudah melakukan patching sesuai dengan versi Windows PC atau Laptop anda, kalau belum maka lakukan patching secara manual:
a. Download files update terkait dari situs Microsoft
b. Download Anti Virus (kalau tidak punya AV yang memiliki fitur anti ransomware)
c. Kopi semua file terkait ke USB Flash Disk dan lakukan install satu per satu ke semua komputer yang dicurigai
3. Install AV dan lakukan pemindaian (scan) dengan Anti Virus serta pastikan tidak ada infeksi ransomware di dalam PC atau Laptop anda, apabila sudah dipastikan bersih dari infeksi, silakan sambungkan PC atau Laptop anda ke jaringan Karena Wannacry ini aktif dengan cara mendeteksi    koneksi jaringan lokal (LAN) Windows Network File and Printer Sharing dan Internet kembali dan bekerjalah seperti biasa.
9.   Q   :  
Bagaimana kita dapat mendownload Patch dan Anti Virus kalau jaringan LAN dan Internet diputus /dimatikan?
 A                     :        
Gunakan komputer (PC/Laptop/Tablet) yang diyakini tidak terinfeksi untuk terkoneksi ke Internet dan mendownload Patch dan Anti Virus maupun referensi lain yang diperlukan. Misalnya komputer dengan Sistem Operasi Linux, Mac OS (kalau ada) atau Windows 10 yang Asli/Genuine dan update – untuk kasus  Ransomware Wannacry ini Window 10 tidak terdampak.
10.Q:Bagaimana kalau kita tidak memiliki Anti Virus?
 A

 
                             
:                   
Sangat disarankan untuk memiliki Anti Virus. Salah satu yang kami rekomendasikan adalah dengan mengunduh Kaspersky Total Security versi Trial untuk 30 hari dan aktifkan fitur proteksi Anti Ransomware. Alternatif lain yang dapat kami rekomendasikan adalah Symantec End Point, Eset, dan Panda. Antivirus lain mungkin dapat digunakan asalkan memiliki fitur anti ransomware, silakan pilih sesuai dengan keinginan anda. Mohon diingat sebelum mengunduh Anti Virus atau mengaktifkan kembali koneksi internet, pastikan backup atau pencadangan data (poin 8a) telah dilakukan dengan baik untuk meminimalisir terjadinya infeksi ketika anda terhubung pada koneksi internet.

 
 
Source : LuqmanSeo

8 Cara Mencegah Komputer Terkena Virus

8 Cara Mencegah Komputer Terkena Virus
- 8 Cara Mencegah Komputer Terkena Virus



Memiliki sebuah komputer merupakan suatu keharusan bagi setiap orang saat ini, karena memiliki fungsi yang sangat banyak seperti sebagai sarana hiburan multimedia dan Internet. Dengan komputer, pengguna dapat membuka berbagai macam lagu, foto, video atau ketika sedang membutuhkan informasi, pengguna juga dapat mencarinya di Internet atau bahkan bagi beberapa kalangan seperti mahasiswa, pegawai hingga pebisnis menjadikan komputer sebagai penunjang kerjanya.
Jadi dapat disimpulkan komputer atau laptop saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern. Harga komputer pun relatif murah, tergantung dari speksifikasi internal dan eksternalnya sehingga bagi mereka yang memiliki budget sangat terbatas masih bisa membeli komputer yang harga yang murah, begitu juga sebaliknya. Namun selama menggunakan komputer tidak selalu menyenangkan, kadangkala seseorang harus kesal karena komputer yang terkena virus.

Kenapa Komputer Bisa Terserang Virus?

Virus pada komputer tentu saja berbeda dengan virus yang menyerang manusia, jadi intinya virus yang sering menyerang sebuah komputer tidak mungkin menyerang manusia, begitu juga sebaliknya. Lantas timbul pertanyaan kenapa bisa komputer terserang virus? Sebenarnya saat pertama kali diproduksi, komputer bersih dari vrus, yang menyebabkan virus menyerang komputer adalah karena kesalahan dari user.

Komputer atau laptop yang terserang virus dapat memperlambat kinerja sistem sehingga memiliki tanda seperti proses loading lama, komputer sering hang, baterai cepat habis, komponen hadware seperti prosesor dan harddisk cepat panas sehingga pada akhirnya dapat memperpendek masa pakai sebuah komputer. Jadi harus ada solusi dan cara cerdas supaya komputer tidak cepat terserang virus, berikut poin-poin dan penjelasannya;



1. Selalu Wasapda Terhadap Flashdisk, Memory Dan Sejenisnya
Salah satu cara paling sering virus menyebar adalah melalui perangkat yang bisa berpindah pindah seperti flashdisk ataupun harddisk external, selalu scan total sebelum anda masuk dan mengambil file dari media penyimpanan removeable tersebut.

Jenis virus yang biasanya ada didalam flashdisk adalah autorun, yang lebih gawatnya autorun tidak dapat dihilangkan dengan mudah jika menggunakan antivirus gratisan. File autorun ini biasa terletak di jendela depan suatu flashdisk, jadi pengguna harus berhati hati dan jangan nekat melanjutkan jika ditemukan file autorun.


2. Jangan Mendownload Sembarangan
Berdasarkan penelitian oleh pakar IT menyebutkan bahwa komputer yang tidak pernah terhubung ke Internet memiliki resiko yang rendah untuk terserang virus, sangat berbeda dengan komputer yang selalu terkoneksi dengan Internet. Virus seperti trojan, worm hingga malware dapat dengan mudahnya memasuki komputer seseorang yang sering melakukan download secara sembarangan.


Jadi untuk itu supaya aman, sangat disarankan untuk tidak mendownload file dari sumber yang tidak terpercaya, misalnya mau mendownload game maka pergilah ke website resminya meskipun game nya berbayar sekalipun daripada harus nekat mendownload di website tidak jelas.


Atau user dapat bertanya di forum forum Internet, web mana saja yang memiliki reputasi yang baik sebagai tempat download yang aman dan bebas virus. Namun untuk lebih memudahkan user mengakses Internet secara lebih aman lebih baik perangkat komputer juga dilengkapi firewall, sebab fungsi firewall dapat melindungi dari serangan virus dan malware.


3. Memakai Deep Freeze
Jika komputer anda memang mengharuskan untuk selalu terkoneksi dengan internet dan sering dihubungkan dengan removeable drive seperti flashdisk dan harddisk ataupun komputer anda untuk keperluan umum seperti halnya warnet maka solusi terbaik yakni dengan mamakai program Depp Freeze yang dapat digunakan jika komputer mengalami error akibat kesalahan baik yang disebabkan faktor human error ataupun virus.


Jadi intinya Deep Freezer akan mempermudah anda untuk menghapus semua kesalahan dan mengembalikan kondisi komputer seperti semula yaitu cukup dengan satu kali restart. Namun perlu diketahui bahwa kelemahan Deep Freeze yaitu tidak bisa menyimpan file di partisi disk yang anda set, misalnya Disk C sebagai tempat menyimpan program Deep Freeze maka semua file yang anda simpan di C akan hilang, jadi sebaiknya dipindahkan ke disk lain seperti D ataupun yang lain.


4. Selalu Aktifkan Firewall
Terutama jika komputer anda selalu terhubung ke jaringan, firewall ibarat sebuah tembok penghalang bagi virus, malware ataupun hacker yang ingin membajak komputer anda melalui jaringan internet. Firewall dapat memutuskan apakah sebuah komputer bisa terhubung ke jaringan atau memblokirnya. Daya efektifitas firewall tergantung dari konfigurasi dan bagiamana cara pengguna dalam mengatur filter setting.



5. Kompresi File Penting Dalam Bentuk ZIP atau RAR
Jika anda memiliki file penting seperti MS Word, Excel ataupun yang berektensi.exe maka sebaiknya lakukan kompresi file tersebut dalam satu file berformat ZIP ataupun RAR, tujuannya supaya virus tidak menginfeksi file tersebut. Dengan rutin melalukan pengkompresi seperti ini maka peluang virus untuk menyebar akan semakin kecil, terlebih jika sistem windowsnya sudah ada firewallnya.


6. Matikan Autorun
Untuk mengantisipasi supaya file atau program yang berisi virus tidak dapat dijalankan secara otomatis maka disarankan kepada pengguna untuk menonaktifkan fitur autorun pada komputernya. Banyak pengguna yang tidak mengerti betapa krusial posisi autorun karena disamping untuk dapat menjalankan program “Baik” secara otomatis, ia juga akan menjalankan file virus terutama berekstensi .exe tanpa di ketahui pengguna komputer.


7. Mengubah Ekstensi File
Saat ini banyak pula virus yang “menyamar” sebagai sebuah file berekstensi .doc ataupun excel. Biasanya file Ms Word dan Excel yang sudah terinfeksi akan berubah menjadi extensi .exe dan parahnya lagi file file tersebut tidak bisa dihapus begitu saja, apalagi jika file yang terinfeksinya sudah sangat banyak mau tidak mau harus melakukan installasi ulang program. Jadi sebaiknya ubah file .doc atau .xls menjadi ekstensi .rtf (Rich text format) karena lebih jarang virus menyerangnya.


8. Gunakan Kombinasi Antivirus
Cara terakhir yang terbukti aman yaitu dengan menginstall dua macam program AV pada komputer anda, satu AV dari luar negeri dan satunya AV lokal. Contohnya kombinasi antara AV Avast dan SmadAv akan memberikan perlindungan ekstra kepada komputer anda, karena jika digunakan salah satu saja maka biasanya ada virus yang lolos.

Jadi misalnya anda Cuma memakai Avast maka virus lokal tidak akan terdeteksi, begitu juga ketika Cuma memakai SmadAv maka virus dari luar akan tidak terdeteksi. Dengan menggunakan dua AV maka akan semakin banyak database virus sehingga makin efektif deteksi terhadap berbagai ancaman terutama berjenis malware. Selain itu jangan lupa untuk teratur melakukan update AV karena hampir setiap saat bermunculan virus jenis baru.

Tanda Tanda Komputer Terkena Virus

Setelah kita mengetahui beberapa cara untuk menjaga supaya sebuah komputer tidak mudah terserang virus, maka rasanya tidak akan lengkap jika tidak mengetahui seperti apa sih tanda tanda komputer atau laptop terkena virus, berikut penjelasan lengkapnya.


  • Beberapa Program Sering Not Responding
Jika komputer atau laptop anda biasanya selalu lancar dan tiba tiba lebih sering Not Responding terutama saat membuka Windows Explorer maka harus dicurigai komputer anda telah terserang virus. Jika tidak segera diatasi dapat semakin parah, bahkan komputer menjadi hang dan harus direstart. Pada beberapa kasus, komputer tidak bisa diapa-apakan lagi sehingga dengan terpaksa harus mematikan komputer tanpa melalui proses shutdown.
  • Terdapat Aplikasi Yang Tidak Dikenal
Salah satu tanda yang paling mudah dikenali jika sebuah komputer terserang virus yaitu ada beberapa program atau aplikasi yang sebelumnya tidak pernah anda install. Biasa nya kerjadian seperti ini sering terjadi ketika ada virus yang berfungsi sebagai autorun, jadi tanpa anda ketahui autorun tersebut yang menginstall banyak aplikasi yang akan menambah beban ruang penyimpanan.
  • Terdapat Banyak Shortcut Pada Flashdisk
Bagi orang yang sering mencolok-kan flashdisk kedalam komputer biasanya sering atau setidaknya pernah mengalami kejadian dimana ketika sebuah flashdisk terhubung dan saat membukanya muncul banyak shortcut. Hal seperti ini disebabkan oleh virus ramnit, meskipun tidak terlalu berbahaya namun bisa membuat jengkel pengguna komputer.
  • Terdapat Banyak Iklan Yang Sama
Hal seperti ini biasanya disebabkan oleh virus yang berasal dari situs jual beli dan virus ini sering disebut dengan istilah Adware yang akan menampilkan banyak iklan yang sama, meskipun anda membuka website yang tidak tidak berkaitan dengan produk iklan sekalipun. Misalnya ketika anda sedang buka Wikipedia, tiba tiba ada iklan Jual Kamera yang hampir menutupi layar dan virus adware tidak dapat dibasmi dengan Adblok biasa.


  • Komputer Menjadi Lambat
Sebenarnya penyebab komputer berkerja lebih lambat bisa disebabkan oleh terlalu banyak menginstall software sehingga disk space menjadi sedikit. Namun jika loading komputer anda berubah secara tiba tiba maka harus dicurigai telah terserang virus, karena virus bisa menggunakan banyak sumber daya komputer. Dapat dipastikan sebuah virus jika anda merasa tidak memiliki banyak software dan disk space yang besar tetapi komputernya tetap lelet.
  • Aktivitas Program Antivirus Terasa Aneh
Tandanya seperti komputer sudah jelas jelas terserang virus, namun ketika hendak di bersihkan melalui scan, tidak ditemukan virus apapun. Jangan tertipu dengan hasil scan yang menunjukan komputer anda bersih dari virus, itu menjadi pertanda bahwa program Antivirus telah terinfeksi virus.
Ketika hendak menginstall AV baru maka selalu gagal dan tidak bisa dijalankan, jika kondisi sudah seperti ini maka solusi terakhir lakukan install ulang total. Semua data harddisk akan di format, itulah kenapa sangat disarankan bagi anda untuk selalu rutin melakukan backup data penting dan bisa menduplikasinya ke device lain.


Penutup Dan Kesimpulan

Setelah mengetahui beberapa tips supaya komputer terhindar dari serangan virus maka anda akan semakin paham dalam merawat dan menjaga sebuah komputer, sehingga pada akhirnya dapat bertahan lama dan memiliki masa pakai yang lebih panjang. Jika komputer sangat jarang terkena virus, maka pengguna-nya akan merasa nyaman dalam mengerjakan tugas.
Begitu juga dengan tanda komputer telah terserang virus, semakin cepat dan dini terdeteksi maka semakin mudah virus pada komputer teratasi. Sama seperti penyakit kanker pada manusia, mudah disembuhkan jika masih stadium awal dan akan sulit atau bahkan tidak mungkin disembuhkan jika sudah stadium akhir. Oke semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi setiap pembaca.



Source : LuqmanSeo

Beware, Sembarangan Install Software Bajakan Bisa Terkena Ransomware


Dalam beberapa bulan terakhir ini memang sedang marak di sosial media seperti facebook yang mengeluh sambil mengupload screenhot desktop Windows nya berubah dengan warning karena data komputer mereka terenkripsi oleh ransomware. Awalnya saya penasaran kenapa banyak sekali teman yang terkena ransomware, padahal kalo dilihat dari latarbelakangnya, mereka bukan orang yang buta internet, beberapa diantaranya malah anak anak yang aktif di underground.


Screenshot diatas diambil dari akun RDP teman saya yang terkena ransomware. Beberapa waktu lalu saya memang ikut menggunakan RDP tersebut sebagai regular user (bukan admin) untuk sekedar reupload anime di zonawibu.net . Eh paginya mau coba reupload pas login RDP desktopnya sudah berubah. Dan setelah saya tanyakan ke admin RDP nya, awal terkena ransom saat instalasi Accunetix cracked version.
Disini nampaknya para penyebar ransomware mulai melihat "kesempatan" dimana memang masih banyak diantara kita yang suka mencari software software bajakan. Beberapa software cracker memang legit , namun banyak pula yang tidak diketahui asal usulnya. Jadi, silahkan hati hati sendiri.
Selain lewat software bajakan, penyebaran ransomware maupun trojan bisa melalui dokumen. Yup, file docx bisa disisipi virus. Jadi berhatihatilah saat membuka dokumen atau file yang nama file nya terlihat menggiurkan. Contoh

  • private_hacking_tutorial.docx
  • dump_account_twitter.txt
  • kumpulan_hasil_phising.pdf

Dan dokumen dokumen sejenis. Jika bukan dari orang yang benar benar teman dekat, JANGAN sekali kali membuka dokumen "haram" tersebut. Bukan apa, sekarang trojan maupun ransomware tersebut sudah banyak yang lolos verifikasi keamanan seperti lolos upload ke facebook maupun email.
Solusi
Solusi biar aman dari ransomware gimana bang?
Oke disini saya bukan membagikan solusi buat yang kena ransomware. Karena saya sendiri tidak pernah terkena ransomware, dan banyak ransomware jenis baru yang decriptornya belum ada.
Namun cara menghindari ransomware, jangan sembarangan install software bajakan dari internet. Dan jagan sembarangan pula mendownload dokumen yang tidak jelas asal usulnya.
Opsi kedua, PAKAI LINUX.
Yoo, bukan mau overproud ke GNU/Linux. Namun memang disinilah tempat bagi kita yang pengen belajar tentang security secara aman. Misalnya dari contoh diatas, Accunetix agar bisa digunakan ssecara permanen (bukan trial) pilihannya adalah membeli lisensi dan menggunakan crack. Namun jika kita memilih menginstall yang crack, berarti ada kemungkinan software tadi zonk, kena ransomware. 
Sementara di GNU/Linux kita diberi alternatif yang lebih powerfull, ada w3af untuk audit keamanan maupun DirBuster untuk web crawler. Selain gratis, software di GNU/Linux rata rata open source.
Saya tidak bilang GNU/Linux 100% aman dari ancaman ransomware, namun faktanya masih sangat minim ransomware yang menyerang keluarga GNU/Linux.
Oke sekian artikel ringan kali ini,

Asal SEO

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done